1.1.
Sekilas
Tentang XAMPP Linux
Linux, operating system yang open source ini memiliki beragam
aplikasi, termasuk aplikasi web server.
Beberapa diantaranya adalah XAMPP Linux, LAMPP/Linux Apache MySQL
PHP/PHPMyAdmin, NGINX, dan lain-lain. Diantara ketiga aplikasi yang disebutkan,
XAMPP adalah aplikasi yang cukup umum digunakan sebagai web server.
XAMPP Linux dikhususkan
bagi pengguna OS Linux berbagai distro. XAMPP Linux adalah aplikasi open source
berupa aplikasi web server yang tersedia secara instan. Teersedia
secara instan, maksudnya XAMPP Linux memberikan banyak kemudahan sebagai
aplikasi web server. Proses instalasinya menggunakan GUI (graphical user interface) sehingga mempermudah pengguna. Selain itu
aplikasi ini diinstal secara offline,
jadi tidak perlu terkoneksi ke internet maupun repositori server.
XAMPP Linux dapat
diunduh secara cuma-cuma di alamat http://www.apachefriends.org/en/xampp-Linux.html/.
Selain menyediakan XAMPP Linux, alamat tersebut juga berisi panduan instalasi
serta informasi mengenai XAMPP Linux.
1.2.
Instalasi
XAMPP Linux
Untuk melakukan
instalasi XAMPP Linux, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan. Pertama,
pastikan file XAMPP Linux sudah diunduh dari alamat http://www.apachefriends.org/en/xampp-Linux.html/.
Kedua, siapkan perangkat yang telah terinstal dengan distro Linux apapun.
Disini penulis menggunakan virtual machine yang sudah terinstal dengan
Linux IGOS Nusantara.
Karena penulis
menggunakan virtual machine maka file XAMPP Linux harus dijadikan
format .ISO terlebih dahulu, setelah itu di-mount,
barulah file ditaruh di repositori virtual
machine. Hal tersebut dilakukan agar file
bisa terbaca oleh virtual machine. Apabila menggunakan perangkat
yang asli, maka cukup unduh file dan letakan di sebuah repositori, boleh di
home/user anda atau di repositori lain.
Setelah file XAMPP
Linux tersedia, terminal dapat dibuka. Melakukan instalasi harus melalui root,
sehingga harus mengetikan perintah su.
Setelah menjadi root (ditunjukan dengan tanda #) selanjutnya masuk ke
repositori penyimpanan file XAMPP Linux dengan perintah cd/[nama_repositori]. Penulis meletakannya di home/igos, karena itu
di terminal penulis diketikan perintah sebagai berikut.
cd/home/igos
|
File XAMPP Linux
tersebut harus diberikan hak akses agar dapat dieksekusi. Pemberian hak akses
dapat dilakukan setelah masuk ke repositori file yang akan diberikan hak akses,
dengan perintah berikut.
chmod +x [nama_file_dan_ekstensinya]
|
File pun siap
dijalankan. Menjalankan file dapat dilakukan dengan mengetikan nama file
beserta ekstensinya di terminal, setelah memberikan hak akses. Berikut urutan
perintah yang penulis ketikan di terminal, mulai dari menjadi root hingga
menjalankan file XAMPP Linux.
Gambar
1. Urutan perintah di terminal untuk instalasi XAMPP Linux
Akan muncul tampilan
awal instalasi XAMPP Linux, yang menggunakan teknologi Bitnami. Beberapa saat
kemudian, muncul tampilan untuk memulai proses instalasi seperti gambar 2
berikut. Cukup klik tombol next.
Gambar
2. Tampilan memulai proses instalasi XAMPP Linux
Selanjutnya akan ada
penawaran untuk memilih komponen mana saja yang akan dipasang. Ada 2 pilihan
komponen, yaitu XAMPP core files (memuat file-file utama, baik
untuk pengguna awam maupun pengembang) dan XAMPP developer file(memuat
file-file khusus untuk pengembang). Buku panduan instalasi XAMPP Linux yang
penulis gunakan, yaitu buku Smart City Beserta Cloud Computing dan
Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya karangan I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,
M.T., menyarankan untuk mencentang kedua pilihan tersebut. Setelah mencentang,
klik tombol next. XAMPP pun akan mulai dipasang ke /opt/lampp. Berikut
tampilannya.
Gambar
3. Pilihan komponen instalasi
Gambar
4. Mulai menginstal ke /opt/lampp
Sebelum mulai melakukan
instalasi, ditampilkan sebuah keterangan infromasi mengenai teknologi Bitnami.
Teknologi ini dapat membantu menginstal berbagai aplikasi open source lain yang
berjalan diatas XAMPP Linux (berbasis web) seperti Joomla, Wordpress, dan lain
sebagainya. Untuk melanjutkan instalasi, tekan tombol next.
Gambar
5. Keterangan mengenai Bitnami
Sistem akan menunjukan
bahwa proses instalasi siap dilakukan, seperti pada gambar 6 berikut. Cukup
klik tombol next, maka proses
instalasi pun berlangsung. Tunggu proses instalasi selesai, hingga muncul
tampilan seperti gambar 9 yang menandakan proses instalasi selesai dilakukan.
Gambar
6. Proses instalasi siap dilakukan
Gambar
7. Proses instalasi unpacking files
Gambar
8. Proses instalasi creating uninstaller
Gambar
9. Proses instalasi XAMPP Linux telah selesai
Setelah mengklik finish, akan muncul tampilan awal XAMPP
Linux untuk pengaturan bahasa yang digunakan. Klik salah satu pilihan bahasa
yang ingin digunakan. Berikut tampilannya.
Gambar
10. Tampilan awal XAMPP Linux untuk pemilihan bahasa
XAMPP Linux dapat
diakses melalui aplikasi browser seperti Google Chrome, Mozilla, maupun
sejenisnya, dengan syarat user komputer tidak sedang menjadi root. Agar dapat
diakses, mode root harus di-exit
terlebih dahulu, dengan mengetikan exit
di terminal. Setelah itu, barulah XAMPP Linux dapat diakses. Cara mengaksesnya
dapat dengan mengetikan alamat 127.0.0.1 atau dengan kata localhost. Akan muncul tampilan seperti gambar 11 berikut.
Gambar
11. Tampilan awal halaman index XAMPP Linux
Tampilan tersebut
menunjukan bahwa XAMPP Linux telah terpasang dengan baik pada perangkat. XAMPP
dapat digunakan serta di-customize
sesuai kebutuhan.
DAFTAR
PUSTAKA
[1] Agus Eka Pratama S.T., M.T., I Putu.
2014. Smart City Beserta Cloud Computing
dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya. Bandung: Informatika.
Comments
Post a Comment